Showing posts with label dapur. Show all posts
Showing posts with label dapur. Show all posts

Saturday, April 14, 2018

Bali Rural Commune


*** This is another late post. It was in October 2016. Information mention below can be different from today’ experience.


We visited Bali Rural Commune as a part of journey on cruise-ship. The cruise itself was a two weeks Australian Coast & Bali Cruise with Celebrity Solstice

We were in Bali Sea early morning around 7 am, but because it was a tender port, it took sometimes for us to be inside the bus at the port.The tour we booked on board was called Balinese Culinary Experience shore excursion with price USD 129.00 per person for 1 day excursion. 

At this port, all passenger had to be board the least 4.45 pm. We arrived back from our tour around 3.30 pm. Some of us could do shopping first at the port before back on board. 


Monday, February 01, 2016

Kue Sus







Resepnya? Banyak ditemui di internet. Coba cari deh. :)

Pernah juga mengikuti resep nya Nadya Cooking,  dengan mengikuti video pembuatan di YouTube:




Selamat Mencoba


Friday, June 26, 2015

Lupis Plastik

 

Beneran loh, saya buatnya pake plastik. Plastiknya untuk membungkus, bukan untuk adonan. Karena kalau mbungkusinya dengan daun pisang, sakitnya tuh di dompet! *doh*
2 euro untuk 3 lembar daun pisang. hiks.
Berbahagialah kalian yang mudah dan murah mendapatkan daun pisang.

Untuk resep, silakan ikuti di blog Wenny Kitchen ya.
Bedanya sih, ukuran lupis saya jauh lebih besar. Karena eh karena, ternyata nyari kantong plastik yang tebal belum ketemu. Jadi saya menggunakan kantong plastik untuk sandwich ukuran besar, yang panjangnya 30 cm. Bahannya tipis sajah. Plastik yang ukuran tebal, ada sih. Tapi ya itu, tidak cukup panjang untuk membungkus lupis. *pfh*
Melipat lupis dengan plastik yang tipis, mesti sabaaar banget. Sering gagal lipat. Oleh karena itu, daripada tabungan sabar habis, ya sudahlah, ukuran diperbesar saja. Lebih besar, lebih cepat habis ketan yang mesti dibungkus.

Perjuangan banget bikinnya tapi habisnya cefat sekaliii ... #eh ini juga kalau ketemu yang mau ngabisi tentunya. :D


Featured Post

Sebuah Dialog Diam

Kereta bergerak menyusuri alur, mendendangkan irama perjalanan. Gelap di luar memperjelas pantulan wajah di kaca. Ada aku dan dia, sang b...